BEKABAR.ID, TANJABBARAT - Mutasi Polri di tubuh Polda Jambi kembali menghadirkan sosok
baru di jajaran pimpinan wilayah.
Kali ini, kursi Kapolres Tanjab Barat rMutasi Polri di tubuh Polda Jambi kembali menghadirkan sosok baru di jajaran pimpinan wilayah.
Kali ini, kursi Kapolres Tanjab Barat resmi diisi oleh
AKBP Maulia Kuswicaksono, perwira menengah Polri yang dikenal memiliki rekam
jejak kuat di bidang reserse.
AKBP Maulia dipercaya
menggantikan AKBP Agung Basuki, yang mendapatkan promosi jabatan sebagai Wadir
Reskrimsus Polda Jambi.
Pergantian ini menjadi bagian
dari penyegaran organisasi sekaligus penguatan kinerja kepolisian di wilayah
strategis pesisir barat Jambi tersebut.
Penunjukan AKBP Maulia
Kuswicaksono dinilai bukan tanpa pertimbangan. Latar belakang panjangnya di
bidang penegakan hukum, pengungkapan kriminal, hingga pengamanan internal
menjadi modal penting untuk menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban
masyarakat di Tanjab Barat.
Alumni Akpol 2005, Kenyang
Pengalaman Lapangan
AKBP Maulia Kuswicaksono
merupakan lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) tahun 2005. Ia memulai karier
kepolisian di wilayah Polda Kalimantan Barat, sebuah daerah dengan tantangan
geografis dan sosial yang kompleks.
Kariernya terbilang moncer sejak
awal penugasan. Pada 2006, ia dipercaya menjabat Kanit Buser Polres Ketapang,
lalu setahun berselang ditunjuk sebagai Kapolsek Simpang Hilir.
Naluri reserse yang tajam
membuatnya kembali ditempatkan di unit kriminal, mulai dari Kanit Reskrim
Polsek Pontianak Kota hingga Kanit Buser Polresta Pontianak pada 2009.
Tak hanya fokus pada kriminal
umum, AKBP Maulia juga sempat dipercaya menangani kasus narkotika. Pada 2012,
ia menjabat Kasat Narkoba Polres Singkawang, sebelum melanjutkan pendidikan di
Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK) pada 2014.
Teruji di Medan Tugas Papua
Pengalaman AKBP Maulia semakin
lengkap saat ditugaskan di wilayah timur Indonesia. Di Polda Papua, ia
menduduki sejumlah jabatan strategis yang sarat tantangan, mulai dari Kasat
Reskrim Polres Jayapura Kota pada 2016.
Selanjutnya, ia dipercaya menjadi
Wakapolres Puncak Jaya pada 2018 dan Wakapolres Biak Numfor pada 2020.
Penugasan di Papua dikenal
sebagai salah satu medan paling berat dalam karier kepolisian, sehingga
pengalaman ini menjadi nilai tambah besar dalam kepemimpinannya.
Matang di Polda Jambi Sebelum Pimpin Tanjab
Barat
Usai mengikuti pendidikan Sespim
Polri periode 2020–2022, AKBP Maulia mulai menapaki fase penting kariernya di
Provinsi Jambi. Ia menduduki sejumlah posisi strategis di Polda Jambi, antara
lain:
* Pamen Polda Jambi
* Kasubdit 2 Ditnarkoba Polda
Jambi (2022)
* Kasubdit Paminal Polda Jambi
(2023)
* Kasubdit 1 Ditkrimum Polda
Jambi (2023)
Puncaknya, AKBP Maulia dipercaya
menjabat Kapolres Tanjab Timur pada 2024–2025. Selama memimpin, ia dikenal
tegas namun komunikatif dalam menjaga situasi kamtibmas.
Keberhasilan tersebut menjadi
salah satu pertimbangan utama pimpinan Polri mempercayakan tongkat
komando Kapolres Tanjab Barat kepadanya pada
akhir 2025.
Harapan Baru untuk Keamanan
Tanjab Barat
Dengan latar belakang kuat di
bidang reserse, narkotika, dan pengawasan internal, AKBP Maulia Kuswicaksono
diharapkan mampu menghadirkan penegakan hukum yang profesional, humanis, serta
responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Wilayah Tanjab Barat yang
memiliki pelabuhan, jalur strategis, dan aktivitas ekonomi tinggi tentu
membutuhkan sosok pemimpin yang berpengalaman dan adaptif. Kehadiran AKBP
Maulia menjadi harapan baru bagi peningkatan keamanan dan pelayanan kepolisian
di daerah tersebut.

