BEKABAR.ID, TANJABBARAT – Bupati
Tanjung Jabung Barat, Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag., membuka
Sosialisasi Pengembangan Kemitraan Tahun 2026 yang diselenggarakan Dinas
Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Koperindag) Kabupaten Tanjung Jabung
Barat di Ruang Dekranasda, Kamis (18/06).
Kegiatan yang diikuti 25 pelaku
UMKM olahan makanan ini bertujuan memperkuat kemitraan antara UMKM dan ritel
modern guna memperluas akses pasar serta meningkatkan daya saing produk lokal.
Dalam sambutannya, Bupati Anwar
Sadat menegaskan bahwa UMKM memiliki peran penting dalam mendorong pertumbuhan
ekonomi dan menciptakan lapangan kerja. Menurutnya, kemitraan dengan ritel
modern menjadi langkah strategis agar UMKM dapat naik kelas, memperluas pasar,
dan meningkatkan kualitas produk.
“Pemerintah daerah akan terus
memberikan pendampingan, mulai dari perizinan, kurasi produk hingga pelatihan
manajemen, sehingga UMKM mampu memenuhi standar pasar dan bersaing secara lebih
luas,” ujarnya.
Bupati menambahkan, kegiatan ini
merupakan tindak lanjut program pembinaan UMKM yang bertujuan menghubungkan
pelaku usaha dengan perusahaan dan jaringan ritel modern untuk membuka peluang
pemasaran serta penyerapan produk lokal.
Sementara itu, Kepala Dinas
Koperindag Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Syawaluddin F. Tanjung, S.E., M.Si., dalam
laporannya menyampaikan bahwa produk UMKM lokal memiliki kualitas yang mampu
bersaing, namun perlu didukung kemasan yang menarik serta legalitas seperti
PIRT dan sertifikasi Halal agar dapat masuk ke ritel modern.
Melalui kegiatan ini, Pemkab
Tanjab Barat berharap terjalin kerja sama antara UMKM dan ritel modern serta
mendorong pelaku usaha memanfaatkan pembiayaan formal untuk pengembangan usaha
yang berkelanjutan.
Turut hadir jajaran Dinas
Koperindag Kabupaten Tanjung Jabung Barat, perwakilan BSI dan BRI Cabang Kuala
Tungkal, perwakilan Fresh, S-Mart, Zona Mart, dan Kapten Mart selaku
narasumber, serta para pelaku UMKM. (*)


