3 Bulan Lagi Plt Berakhir, Dua Nama Menguat di Bursa Dirut PDAM Kerinci

3 Bulan Lagi Plt Berakhir, Dua Nama Menguat di Bursa Dirut PDAM Kerinci

BEKABAR.ID, KERINCI — Masa tugas Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumda) Tirta Sakti Kabupaten Kerinci mulai memasuki bulan ketiga. Dengan masa jabatan Plt paling lama enam bulan, Pemerintah Kabupaten Kerinci kini memiliki waktu sekitar tiga bulan ke depan untuk menentukan Direktur Utama (Dirut) definitif.

Posisi tersebut dinilai bukan sekadar jabatan administratif. Dirut Perumda Air Minum memiliki peran strategis karena menyangkut pelayanan dasar masyarakat, khususnya ketersediaan dan distribusi air bersih.

Karena itu, Bupati Kerinci Monadi dan Wakil Bupati Murison diharapkan tidak terburu-buru dalam menentukan sosok yang akan memimpin perusahaan daerah tersebut.

Dua nama mulai disebut-sebut memiliki kans kuat untuk dipertimbangkan, yakni Mario Dirgantara dan Andi Yalmi.

Keduanya memiliki latar belakang dan kekuatan berbeda. Mario Dirgantara merupakan akademisi dan dosen yang dikenal memiliki karakter ramah, jujur, bertanggung jawab, tekun dan gigih.

Salah satu modal kuat Mario adalah perjalanan panjangnya mendampingi Monadi. Kurang lebih 12 tahun ia disebut ikut berada dalam perjalanan politik dan aktivitas Monadi.

Rentang waktu tersebut menjadi bagian dari perjalanan panjang yang menunjukkan loyalitas Mario kepada Monadi. Ia disebut tetap berada di sisi Monadi dalam berbagai situasi, jatuh bangun perjalanan Monadi turut ia rasakan dan saksikan langsung.

Kedekatan tersebut bahkan berlanjut ketika Monadi akhirnya terpilih sebagai Bupati Kerinci. Mario kemudian dipercaya langsung menjadi ajudan bupati.

Namun, posisi tersebut akhirnya ditinggalkan Mario. Ia memilih mundur untuk berkonsentrasi menyelesaikan pendidikan doktoral atau disertasinya.

Keputusan itu juga dapat dibaca sebagai bagian dari perjalanan akademiknya. Dengan latar belakang sebagai dosen dan tengah menyelesaikan pendidikan S3, Mario memiliki modal intelektual yang bisa menjadi salah satu pertimbangan jika dirinya masuk dalam bursa calon Dirut Perumda Air Minum Tirta Sakti.

Tantangannya tentu adalah bagaimana kapasitas akademik tersebut diterjemahkan menjadi kemampuan mengelola perusahaan daerah.

Nama lain yang juga disebut memiliki peluang adalah Andi Yalmi. Berbeda dengan Mario yang kuat dari sisi akademik, Andi memiliki modal pengalaman organisasi yang panjang. Ia disebut telah malang melintang dalam berbagai organisasi, mulai tingkat daerah hingga nasional.

Pengalaman tersebut membuat kemampuan kepemimpinannya dinilai tidak perlu diragukan.

Andi juga dikenal sebagai sosok yang mudah bergaul, tekun dan gigih. Ia pernah dipercaya menjadi Sekretaris Tim Pemenangan Monadi-Murison dalam kontestasi politik hingga pasangan tersebut berhasil memenangkan Pilkada Kerinci.

Posisi tersebut tentu menuntut kemampuan komunikasi, konsolidasi dan koordinasi dengan banyak pihak.

Andi juga disebut berada dalam lingkaran keluarga besar Monadi. Kedekatan tersebut menjadi salah satu faktor yang membuat namanya ikut diperbincangkan.

Asal tahu saja, Bupati Kerinci Monadi sebelumnya resmi menunjuk Ir. Maya Novefri Handayani, S.T. sebagai Plt Direktur Perumda Air Minum Tirta Sakti Kabupaten Kerinci Tahun 2026.

Penunjukan tersebut tertuang dalam Keputusan Bupati Kerinci Nomor 100.3.3.2/Kep.116/2026 tentang Penunjukan Pelaksana Tugas Direktur Perusahaan Umum Daerah Air Minum Tirta Sakti Kabupaten Kerinci yang ditetapkan di Siulak pada 13 Mei 2026.

Dalam keputusan itu disebutkan masa tugas Plt Direktur paling lama enam bulan atau sampai pemerintah daerah mengangkat direktur definitif.

Artinya, bila dihitung sejak penetapan pada 13 Mei 2026, pemerintah daerah memiliki batas waktu sekitar enam bulan untuk menyelesaikan proses tersebut.

Kini, memasuki bulan ketiga, perhatian mulai mengarah kepada siapa yang akan mengisi kursi definitif tersebut.

Mario Dirgantara dan Andi Yalmi menjadi dua nama yang mulai mengemuka dengan modal masing-masing.

Pada akhirnya, keputusan berada di tangan Bupati dan Wakil Bupati Kerinci.

Yang paling penting, proses tersebut diharapkan menghasilkan Dirut yang benar-benar mampu membawa Tirta Sakti menjadi perusahaan daerah yang profesional, sehat, transparan dan mampu meningkatkan pelayanan air bersih kepada masyarakat.

Editor: Sebri Asdian