BEKABAR.ID, KERINCI – Bupati Kerinci, Monadi, memimpin langsung Rapat Koordinasi Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, Indah) yang diselenggarakan oleh Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Kerinci, bertempat di Ruang Pola Kantor Bupati Kerinci, Kamis (12/2/2026).
Rapat tersebut turut dihadiri
Sekretaris Daerah Kabupaten Kerinci Zainal Efendi, para kepala perangkat
daerah, serta para camat lingkup Pemerintah Kabupaten Kerinci.
Kegiatan diawali dengan laporan
Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Kerinci, Neneng Susanti. Dalam
laporannya, ia menyampaikan bahwa rapat koordinasi ini merupakan tindak lanjut
atas instruksi langsung Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, dalam
rangka pelaksanaan Gerakan Indonesia ASRI di daerah.
Neneng menjelaskan, pelaksanaan
Gerakan Indonesia ASRI di Kabupaten Kerinci diawali dengan kegiatan kurve
lintas sektor yang berlokasi di sepanjang jalan kawasan Danau Kerinci. Kegiatan
tersebut melibatkan berbagai unsur perangkat daerah dan akan dilaksanakan
secara rutin setiap bulan di lokasi berbeda di wilayah Kabupaten Kerinci.
“Gerakan ini menjadi langkah
konkret membangun budaya bersih dan peduli lingkungan secara berkelanjutan di
tengah masyarakat,” ujarnya.
Dalam sambutannya, Bupati Monadi
menegaskan bahwa Gerakan Indonesia ASRI tidak hanya sebatas mencanangkan pola
hidup bersih dan sehat, tetapi juga memiliki dampak luas terhadap pengembangan
perekonomian serta potensi pariwisata daerah.
“Kebersihan adalah wajah daerah.
Jika lingkungan kita aman, sehat, resik, dan indah, maka sektor pariwisata akan
tumbuh, ekonomi masyarakat bergerak, dan kesejahteraan meningkat,” tegas
Monadi.
Bupati juga mengingatkan agar
dalam penanganan persampahan tidak ada lagi praktik open dumping oleh petugas
di lapangan. Menurutnya, pengelolaan sampah harus dilakukan secara terencana
dan sesuai ketentuan agar tidak menimbulkan dampak lingkungan di kemudian hari.
Selain itu, Monadi menegaskan
pentingnya optimalisasi kewenangan yang telah dilimpahkan Pemerintah Kabupaten
kepada pihak kecamatan. Ia meminta para camat benar-benar mengambil peran aktif
dalam mengurai persoalan sampah di wilayah masing-masing.
“Kewenangan sudah kita limpahkan.
Maka harus dimaksimalkan. Persoalan sampah tidak boleh dibiarkan menumpuk dan
menjadi masalah berlarut-larut. Semua harus bergerak bersama,” tegasnya.
Melalui rapat koordinasi ini,
Pemerintah Kabupaten Kerinci berkomitmen menjadikan Gerakan Indonesia ASRI
sebagai gerakan bersama lintas sektor yang berkelanjutan, demi terwujudnya
lingkungan yang bersih, sehat, dan mendukung kemajuan daerah.(*)

